yang berlalu,kini mengejar

adakalanya kau akan sampai pada penantian yang sudah kau tunggu, walau tak tahu kapan itu akan sampai

 

sekarang tanjakan mulai curam, derajatnya mulai menikung tajam

kalu kau membawa air dalam gelas yang penuh, tinggalah setengah atau kurang, maka tertumpahlah menyiram tanah

 

seakan hidup ini bukan yang terburuk, memang.

tapi ini adalah yang terburuk yang pernah kudapatkan samapi di kepalaku yang ke dua,

susah sekali membandingkan dengan yang dibawah, karena memang membutuhkan usaha lebih untuk membandingkan, tiada yang pasti

 

kalau hidup itu bulat, pasti punyaku adalah bulat yang tak sempurna

kalau saja bulat sempurna pasti garis tepinya tipis dan tak rata

 

sejauh apa kuberlari, panggilan akan terdengar

sejauh apapun aku menunggu mati, pasti akan terjadi, namun harus kuselesaikan apa yang disebut rintangan

 

kudiamkan saja, kutenggelamkan mata, ku tutup telinga, tertidur dengan udara di atas kepalaku, dengan gelap di depan sejauh kucoba melihat dalam lelap

 

Tuhan memberitahu dengan berbagai cara yang berlimpah, dengan segala arah yang sampai aku pun tak pernah sadar itu adalah arah

sekarang aku masih berlari

tak menengok kebalakang,

ketakutan itu mengikuti, melambat , mempercepat seperti mempermainkanku dalam histeris

 

 

aku melambatkan langkah, di mecariku dari ujung kakiku

kupercepat langkah, dia memanggilku hingga terpaksa ku menoleh,

aku ketakutan dengan amat sangat sampai menangis

 

lalu hujan turun,membuatku merasa langit sepaham denganku,kuterlelap diam

 

 

lalu fajar datang,haripun masih berlalu, dan ada harapan

dari Tuhan

hei im still learning, dont too belive to me, we just have fun okay?

tarot

tarot

berawal dari ditemukannya buku tarot di sebuah kamar kos temenku, sebutlah namanya CHANDRA (chandra itu cewek lohh), awalnya emang gak minta membaca apalagi mempelajarinya,lama lama sering maen ke kosannya si dia, eh penasaran juga tuh mau dibacain , nah masalahnay si candra tuh juga masih belajar dan gak terlalu ng DONG , alkhasillll aku pinjem aja tuh buku sama kartunya, namanya juga minjem, kalo belum ditagih belum juga dibalikin xixixixixix

 

belajar baca tarot itu sedikit membingungkan, apalagi aku yang bener2 manusia normal (weitts bentar normal gak normal maksudnya gimana neh???) maksudnya ada beberapa orang yang emang punya kelebihan khusus, nah kelebihan itu katanya baiknya dikeluarkan agar tidak memendam di tubuh, nah ada yang memilih kartu tarot sebagai media,nah kalo aku kan manusia sewajarnya neh, belajar emang kadang2 mood mood an, baru ngapalin 1 kartu aja dah bosen, pdahal cuma baca, gak pake konsentrasi atau meditasi segala,karena kalo aku pribadi seh belajar tarot susah bgt , cuman karena niat aja jadi pengen tahu, dan terhitung masih sangat amatir dan baru, tarot sendiri memilih kepekaan naluri dan insting untuk membaca kartunya, jadi kalo di buku penafsirannya apa belum tentu sama gitu kata temenkuuuu

 

kalo dibilang bisa baca tarot gak juga sebenernya aku, aku juga kurang yakin sama kemampuan sendiri, nah itu yang jadi masalh, tapi anehnya pada yakin2 aja kalo dibacain tarot, mana ada yg bilang kejadian atau segala macam, mungkin itu kebetulan aja, coba aja tanya aja , barapa jumalah kartu?? yg mana yg arkana mayor? yg mana yang arkana mino? pasti gak langsung jawab aku, mikir dulu whahahahahah

 

kartu yang digunakan pun masih kartu pemula gitu ckckckck

sungguh kalian temen2ku yang pernah kubaca kalian adalah bener2 korban whahahahahahahhahaha

 

im still learning, and never stop to it, apalagi kepekaan dan insting sering timbul tenggelam,  aku aja nulis gini takut2 gimana gitu kalo ada ahliiiii tarottt dari dunia mana gitu baca trus dimaki2  “wahai pembaca tarot pemula, jangan songong ” whahahahah janagn2 dibilang gitu

 

 

at least, gue belajar iya kan?